SHARE
CARAPANDANG.COM - Ketua Tim Pemenangan Syahrul-Rahma, Ade Angga berharap Pemerintah Provinsi Kepri dalam melangsungkan proses pelantikan wali kota dan wakil wali kota Tanjungpinang terpilih untuk periode 2018-2023 dapat berlangsung secara inklusif.

"Artinya jangan eklusif-eklusif. Biar masyarakat juga bisa ikut menyaksikan pelantikan wali kota dan wakil wali kota baru mereka," ujar Angga, kemarin.

Politisi Partai Golkar ini menambahkan, permintaan ini juga menimbang keterbatasan daya tampung Gedung Daerah Tanjungpinang sebagai lokasi pelantikan dan pengambilan sumpah. Menurutnya, justru akan lebih hangat suasananya jika pelantikan berlangsung santai dan juga terbuka untuk umum.

"Ya tapi teknis lebih lanjutnya memang ada di Pemprov Kepri. Kalau kami (tim pemenangan) harapannya begitu. Seperti jargonnya kan memang Syahrul-Rahma bersama rakyat," kata politisi yang juga Wakil Ketua I DPRD Tanjungpinang ini.

Sementara itu, dalam berbagai kesempatan, Syahrul menyebutkan tidak ada persiapan khusus menyambut pelantikannya sebagai wali kota terpilih pada 20 September mendatang di Gedung Daerah. Ia hanya berujar, bahwa semua tahapan jelang pelantikan sudah dilakoni. Termasuk di antaranya mengukur baju dan berfoto untuk pelantikan.

"Tidak ada persiapan khusus. Biasa saja," ucapnya.

SHARE