SHARE
CARAPANDANG.COM – Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mendapat kehormatan untuk memasuki ruang bagian dalam Ka'bah. Kehormatan itu diberikan oleh Pemerintah Arab Saudi kepada Menag bersamaan dengan momen pencucian Kabah.

"Alhamdulillah pagi hari ini, saya selaku Menag yang juga amirul hajj pada penyelenggaraan haji tahun ini, merasa bersyukur berkesempatan untuk memenuhi undangan Menteri Haji untuk ikut masuk ke dalam Ka'bah," kata Menag Lukman dikutip dari kemenag.go.id, Rabu (26/9/2018).

Moment pencucian Ka'bah dilakukan pagi hari, jelang memasuki waktu duha. Dipimpin Gubernur Mekkah Prince Kholid Al Faishal, sejumlah tokoh, termasuk Menag Lukman diberi kesempatan untuk melihat bagian dalam bangunan yang menjadi kiblat umat muslim dunia.

"Kami beberapa saat diperkenankan masuk Ka'bah. Kami menunaikan salat dua rakaat sebanyak empat kali karena di setiap bidang, di setiap sudut kami melakukan salat dua rakaat. Kami juga memanjatkan doa terbaik bagi bangsa dan negara Indonesia tercinta agar ke depan bangsa dan seluruh masyarakat Indonesia senantiasa mampu meningkatkan kualitas hidupnya, meningkatkan kesejahteraannya," paparnya.

Berkesempatan memasuki Ka'bah, menurut putra mantan Menag KH Saifuddin Zuhri tidak semata kehormatan bagi dirinya, tapi juga bagi seluruh bangsa Indonesia.

"Kami sampaikan terima kasih kepada Pemerintah Saudi Arabia yang sudah memberikan kesempatan sekaligus kehormatan ini," ujarnya.

Dijelaskan Lukman, bagian dalam Ka'bah sangat bersih dengan lapisan marmer pada dinding dan lantai. Aroma ruangannya juga sangat wangi. Pengalaman pertama memasuki Baitullah ini memberi kesan mendalam yang menurutnya tidak mudah diungkapkan.

"Kiblat semua Muslim di dunia itu adalah Ka'bah. Ketika kita memasuki, tentu kita memiliki kesan tersendiri yang luar biasa," kenangnya.

SHARE