SHARE
CARAPANDANG.COM – Sebagai Negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia memiliki 17.499 pulau dari Sabang hingga Merauke. Luas total wilayah Indonesia adalah 7,81 juta km2 yang terdiri dari 2,01 juta km2 daratan, 3,25 juta km2 lautan, dan 2,55 juta km2 Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE). Indonesia merupakan suatu negara dengan luas perairan lebih besar dari pada luas daratan, maka dari itu Indonesia disebut sebagai negara Maritim.

Dengan bekal tersebut maka sesungguhnya negeri dan rakyat Indonesia telah memiliki “DNA maritim”. Maka renang pun sudah semestinya menjadi olahraga yang disukai oleh penduduk Indonesia.

“Renang ini sebenarnya olahraga yang menyenangkan. Dalam artian renang ini selain berprestasi, juga membuat kesehatan. Terapi dan lain-lain. Renang bisa dilakukan di semua level, dari anak bayi, sekarang lagi ngetrennya. Terus anak-anak SD, SMP, SMA, kuliah, orang tua sekarang juga banyak event-event master,” kata koordinator cabang olahraga renang O2SN SMP 2018, Afrizal di area kolam renang Universitas Negeri Yogyakarta, Rabu (19/9/2018) seperti dilansir situs ditpsmp.

Afrizal pun menampik bahwa jika ada yang berpandangan renang tidak menyenangkan, itu mungkin karena trauma yang pernah dialami orang tersebut.

“Kalau ada persepsi olahraga renang kurang menyenangkan itu mungkin dari anak yang trauma. Pernah trauma pada saat dapat pengajaran. Bisa juga orang tua membawa ke tempat rekreasi, dia kurang dapat pantauan,” terang Afrizal yang juga merupakan seorang pelatih renang dan pengurus di PB PRSI.

Afrizal pun “menyemangati” agar renang diminati. Diantaranya dengan mengaitkan antara kesehatan dan renang.

“Renang manfaatnya banyak sekali. Salah satunya terapi untuk penyakit asma. Asma ini bisa dilakukan penyembuhan dengan cara berenang. Rutinitas berenang seminggu 2 kali, 3 kali. Terapi manula, seperti untuk tulang, syarafnya kejepit, itu bisa dilakukan juga. Untuk bayi merangsang motorik halus dalam melaksanakan kegiatan renang. Renang banyak manfaatnya untuk kesehatan. Dari terapi, dari level yang paling bawah, bayi tadi hingga orang-orang manula,” terang Afrizal seusai Upacara Penghormatan Pemenang untuk nomor 100 meter gaya bebas putra, putri pada O2SN SMP 2018.

SHARE