SHARE
CARAPANDANG.COM –  Anggota Fraksi PKS DPR R, Mardani Ali Sera mengungkapkan duka yang mendalam atas musibah yang menimpa masyarakat Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah. Menurutnya ini bencana alam yang luar biasa. Sebab, tidak hanya gempa bumi dengan kekuatan 7,4 SR, juga ditambah tsunami menyebabkan kerusakan hebat dan menimbulkan korban yang luar biasa di Palu dan Donggala.

Bencana alam yang menimpa beberapa daerah di Indonesia ini harus menjadi perhatian penting bagi kita semua agar lebih dekat dengan Allah SWT. Dan dia mengajak agar seluruh masyarakat Indonesia untuk memperbanyak istigfar dan doa agar bangsa ini terhindar dari bencana alam.

“Mari perbanyak Istigfar dan mendoakan sahabat sahabat kita yang terkena bencana hebat ini di Palu dan Donggala,” ujarnya kepada awak media di Komplek DPR, Senin (1/10).

Lebih lanjut dia mengungkapkan data dari Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi dan tsunami di Donggala-Palu Sulawesi Tengah sebanyak 1.203 orang. ACT juga mencatat korban luka berat sebanyak 540 orang.

Politisi PKS ini  sangat mengapresiasai dengan tindakan cepat Presiden Joko Widodo yang lansung turun meninjau lokasi Bencana, “Apresiasi buat Pak Jokowi yang langusung memantau lokasi Bencana,” kata Wakil Ketua Komisi II DPR RI ini.

Dengan masih banyak korban jiwa yang masih belum ditemukan, dia meminta kepada pemerintah agar bergerak cepat dan strategis menghadapi Bencana ini, “Saya yakin masih banyak korban lagi yang belum diketemukan, fokus selamatkan warga yang masih bisa diselamatkan dan bantuan makanan obat-obatan sangat dibutuhkan oleh masyarakat,” kata Mardani.

Selain itu dia juga meminta pemerintah mengevaluasi dan membenahi sistem deteksi tsunami di Indonesia, “Pemerintah harus belajar dari kesalahan, jangan sampai terulang lagi karena abai membiarkan sistem deteksi tsunami rusak,” kata Mardani.

Terakir, Mardani mengajak seluruh kalangan untuk berdoa dan menyalurkan bantun untuk masyarakat Palu, Donggala dan Lombok yang terkena Bencana hebat,  “Mari kita mendoakan dan berbagi untuk saudara-saudara kita yang terkena Bencana baik di Palu, Donggala. Jangan juga melupakan Lombok kerna kondisinya masih parah juga karena belum tertangani dengan maksimal,” pungkasnya.

SHARE