SHARE
CARAPANDANG.COM - Gerakan Literasi Sekolah melalui OLSN dan LME perlu terus dikembangkan branding-nya. Agar menjadi branding yang sangat kuat. Hal tersebut mengingat literasi merupakan budaya yang bagus. Dalam kesempatan tersebut Enang menyarankan agar pantun dapat dimasukkan dalam OLSN tahun mendatang.

“Kemarin di daerah ada di daerah Sumatera dibuat lomba pantun. Pantun ini adalah bagian daripada literasi. Kalau sering membaca, rajin membaca maka kemampuan berpantun akan mudah karena banyak kosa kata yang dia punya. Sehingga nanti lomba berpantun, kalau di daerah saya di Sumatera. DKI bikin juga. Saya sering ketawa-tawa kalau ada pantunnya dari Betawi. Ini unik, lucu dan membuat kita bahagia. Sopan santun dan bahagia sebagai bangsa. Pantun juga bisa masuk ke sini tahun depan, supaya bisa lebih menarik lagi,” terangnya.

Untuk mengembangkan branding literasi, Enang Ahmadi berpendapat salah satu caranya yakni dengan mengangkat brand ambassador literasi.

“Mungkin saja di kegiatan ini diperkuat ada figur-figur, duta-duta, tokoh-tokoh yang akan menjadi branding-nya literasi. Bisa saja tokoh-tokoh yang sudah ada seperti Andrea Hirata atau yang lain,” tutur Direktur Pembinaan SMP Enang Ahmadi saat Upacara Penutupan dan Penganugerahan Pemenang OLSN dan LME yang berlangsung di Ambhara Hotel, Selasa (30/10/2018).

Dengan bekal literasi  maka ragam profesi siap “menyambut” di masa mendatang.

“Kami harapkan akan lahir, jadi yang pintar berpuisi akan menjadi host ternama menggantikan Gilang Dirga. Akan banyak yang lahir di Stand Up Comedy, kalau literasinya bagus sekali, mungkin tidak menjadi saintis. mungkin ada yang akan menggantikan Cak Lontong. Cak Lontong luar biasa kemampuannya, walaupun dia bukan bidang itu, tapi literasinya bagus sehingga dia menjadi host yang sangat terkenal,” ungkap Enang seperti dilansir situs ditpsmp.

SHARE