SHARE
CARAPANDANG.COM - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI mengimbau kepala daerah agar mengambil cuti, jika berkampanye untuk pasangan capres-cawapres yang didukungnya.

"Teman-teman kepala daerah lebih bijak. Kalau mau jadi juru kampanye silakan mengajukan cuti, itu lebih manis, dan  memenuhi aturan. Kalau dalam fungsi sekarang yang bersangkutan masih pakai atribut bupati, kepala daerah lebih baik jangan, dan tidak boleh berkampanye,"  ujar anggota Bawaslu RI, Rahmat Bagja dalam keterangan tertulisnya, Selasa (6/11).

Menurut Rahmat, boleh saja kepala daerah mendukung pasangan calon tertentu asalkan tidak dilakukan dalam kegiatan dinasnya sebagai kepala daerah.

Dia mengatakan, Aparatur Sipil Negara (ASN) dilarang dengan tegas ikut berkampanye, dan bisa dikenakan sanksi administrasi dan pelanggaran pidana.

"Kalau kepala daerah itu ada sanksi yang lain. Tapi kita akan lihat juga bisa sanksi administrasi bisa pidana," tambahnya.

SHARE