SHARE
CARAPANDANG.COM-  Mobil hemat energi karya mahasiswa Universitas Negeri Padang (UNP), Sumatera Barat sebanyak dua unit ditampilkan di ajang Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2018 yang digelar di kampus tersebut pada Rabu (28/11). Rektor Universitas Negeri Padang Prof Ganefri di Padang, Selasa mengatakan mobil hemat energi ini merupakan kontes pertama yang diikuti oleh mahasiswa UNP. Ia mengatakan tim UNP menurunkan dua mobil yakni konsep urban dan prototype. Untuk mobil konsep urban berbahan bakar gasoline dengan nama AJO 1st G yang dipegang tim JTO Eco Car dan konsep prototype bermesin diesel yang diberi nama Arrow Concept yang dipegang tim M.Docs Technik UNP.

Pengerjaan mobil itu dilakukan dalam dua bulan penuh, para mahasiswa sampai tidur di kampus setiap hari dalam merakitnya, kata dia.

Ganefri berharap ajang ini dapat merangsang mahasiswa tidak hanya di UNP tapi di universitas lain di Sumatera Barat agar ikut terlibat. Mereka tentutnya dituntut memiliki kreatifitas dan mampu berinovasi menciptakan mobil hemat energi. Sebagai tuan rumah, UNP juga telah menyiakan lintasan pertandingan sepanjang satu kilometer yang ada di lingkungan kampus tersebut. Pihaknya telah mempersiapkan ini sejak tiga bulan lalu dan mengirimkan timnya untuk belajar ke universitas yang telah pernah menjadi tuan rumah. Saat ini pihaknya masih memperbaiki lebar jalan di beberapa titik lintasan seperti tikungan yang masih sempit. Semua akan selesai dan siap digunakan besok, katanya. Sementara Ketua Pelaksana KMHE Ardipal mengatakan sebelumnya KMHE ini digelar di ITS Surabaya pada 2017, pada 2016 digelar di Universitas Gajah Mada Yogyakarta dan pada 2015 di UB Malang, sementara dari 2012 hingga 2015 selalu digelar di ITS Surabaya. Tahun ini kita menyuguhkan konsep UNP Green Breath 2018, pemenang kontes ini adalah mobil yang paling irit dengan menjelajahi sirkuit selama delapan putaran atau delapan kilometer dan mobil harus ramah lingkungan, ujar dia. Kontes ini akan memperlombakan mobil tipe urban dan prototipe. Kategori urban memiliki konsep mobil yang didisain hemat energi untuk masa depan. Sementara kategori Prototype memiliki konsep hemat energi dan didisain khusus memaksimalkan aspek aerodinamika.

Dua tipe mobil tersebut akan diperlombakan dengan empat jenis bahan bakar yakni gasoline, etanol, solar dan listrik. Mobil yang menjadi pemenang adalah mereka yang paling irit bahan bakar setelah melintasi delapan putaran sirkuit dan paling ramah lingkungan. Ada 71 tim yang akan bertanding nantinya, masing-masing mereka memiliki satu mobil yang ikut perlombaan. Mereka terdiri dari 45 universitas di seluruh Indonesia, kata dia.

SHARE