SHARE
CARAPANDANG.COM - Menjelang persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 di Provinsi Papua, Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat mewajibkan seluruh rumah sakit di kabupaten/kota di daerahnya harus akreditasi paripurna bintang lima.

"Disini saya lebih menekankan kepada setiap kabupaten/kota agar kebijakan dari Gubernur Papua Lukas Enembe terkait PON XX 2020 maka seluruh rumah sakit di Papua secara khusus rumah sakit yang ada veneu pertandingan wajib akreditasi paripurna bintang lima," kata Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan Rujukkan Dinkes Papua, Darwin Rumbiak di Jayapura, Minggu (2/12/2018).

Terkait itu, ia menjelaskan dalam 2018 pihaknya selalu berusaha untuk melakukan advokasi, monitoring dan evaluasi ke setiap kabupaten/kota, serta pendampingan-pendampingan dan bimbingan-bimbingan yang sebenarnya bertujuan untuk mempersiapkan rekan-rekan di kabupaten/kota baik itu kelompok kerja (pokja) sendiri untuk akreditasi rumah sakit.

Advokasi serta pendampingan itu juga lebih difokuskan pada pengambil kebijakan yaitu kepala Dinas Kesehatan dan direktur Rumah Sakit kabupaten/kota.

"Karena seiring waktu berjalan, kita lihat koordinasi antara Rumah Sakit dan Dinas Kesehatan masih belum baik," ujarnya.

Hingga kini, kata dia terkesan rumah sakit masih berjalan sendiri, sehingga pihaknya harus terus turun ke kabupaten/kota di Papua untuk melakukan pembenahan.

"Jadi jika kami turun ke lapangan untuk melakukan advokasi, kami bimbing pokja-pokja itu untuk mempersiapkan akreditasi rumah sakit, tapi disitu juga kami membimbing teman-teman di administrasi yaitu manajemen yang ada di Rumah Sakit tapi juga pengambil kebijakan di Dinkes baik kepala dinas dan jajarannya secara khusus bidang Yankes Seski rujukkan," lanjutnya.

Iamenambahkan supaya fungsi pengawasan terhadap rumah sakit ini bisa berjalan dan rumah sakit berjalan juga dia tahu bahwa ada yang mengawasinya.

SHARE