SHARE
CARAPANDANG.COM - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memberikan bantuan berupa perangkat Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) kepada 70 sekolah di daerah Terdepan, Terpencil, dan Tertinggal (TIK).

"Adanya bantuan ini diharapkan dapat mempercepat pemerataan kualitas pendidikan dimanapun sekolah itu berada," ucap Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy dalam keterangan tertulis, Selasa (4/12/2018).

Mendikbud menjelaskan pemerintah sangat mengerti dalam menangkap persoalan, khususnya dalam memberikan pemerataan pendidikan dan menyongsong era revolusi industri 4.0.

Bantuan yang diberikan Kemendikbud, setiap sekolah mendapatkan 4 komputer jinjing (laptop), 1 LCD proyektor, 1 perangkat akses internet, dan 1 hard disk ekternal yang berisi konten-konten Rumah Belajar.

Dengan perangkat TIK, harapannya daerah 3T dapat mengakses seluruh materi yang juga diakses oleh anak-anak diperkotaan sehingga sekolah-sekolah di daerah 3T tidak memiliki hambatan untuk belajar dengan materi-materi yang sama, sehingga kualitas pendidikan di daerah 3 T dan perkotaan sama kualitasnya, kata Mendikbud.

Dalam pemberian koneksi internet di sekolah daerah 3T, Kemendikbud bekerja sama dengan Kemenkominfo melalui program Universal Service Obligation (USO).

Pada pemberian perangkat TIK di tahun 2018, dalam penggunaannya Kemendikbud juga memberikan program bimbingan teknis pemanfaatan TIK untuk guru di Sekolah Garis Depan, yang diselenggarakan pada tanggal 2-5 Desember 2018, di Provinsi Bali.

Tahun depan saya minta dapat diberikan 4.000 bantuan TIK, khususnya di daerah TIK dan para guru agar dapat memanfaatkan fasilitas TIK ini.

Bangun interkoneksi satu sama lainnya dan memberikan informasi dalam mendukung belajar mengajar di sekolah. Buka jendela selebar-lebarnya, kata Mendikbud berpesan.

SHARE