SHARE
CARAPANDANG.COM - Ketua DPD RI Oesman Sapta bersama rombongan menemui Dewan Rakyat Malaysia di Kuala Lumpur, Rabu (5/12/2018) siang, untuk membahas berbagai masalah ekonomi kedua negara dan menemukan solusi bagi masalah tersebut.

"Ada kesulitan yang sama terkait kelapa sawit, lalu harga karet pun sedang turun. Kedua negara memiliki masalah yang sama, dan kami berupaya bekerja sama menyelesaikan masalah tersebut," kata Oesman di Gedung Parlemen, Kuala Lumpur, Malaysia.

Dia mengatakan berdasarkan data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Indonesia, investasi langsung dari luar negeri yang berasal dari Malaysia pada 2017 mencapai 1,1 miliar dolar AS atau setara Rp14,84 triliun.

Angka tersebut menurut dia mengalami penurunan sebesar 63,74 persen dari 2016 yaitu senilai 3,07 miliar dolar AS.

"Artinya masih terbuka lebar peluang investasi untuk korporasi-korporasi Malaysia masuk di bidang-bidang yang tadi disebutkan," ujarnya.

Menurut dia, turunnya investasi Malaysia tersebut masih ada ruang untuk terus didorong masuknya investasi.

Selain itu dia mengatakan, pertemuannya dengan Dewan Rakyat Malaysia yang berlangsung tertutup tersebut juga membicarakan kesamaan budaya dan serumpun kedua negara yang bisa menjadi poin positif bagi perkembangan dunia usaha.

"Beberapa kesepakatan tentang filosofi kesamaan kebudayaan dan sesama negara serumpun juga dibahas. Mereka sangat memahami itu dan akan diupayakan menjadi perkembangan dalam dunia usaha," katanya.

Dalam pertemuan yang berlangsung tertutup tersebut, Oesman Sapta bersama rombongan anggota DPD RI diterima Ketua Dewan Rakyat Malaysia Dato' Haji Mohamad Ariff bin Md. Yusof.

SHARE