SHARE
CARAPANDANG.COM - Pihak otoritas Kanada telah menangkap Chief Financial Officer (CFO) Huawei, Meng Wanzhou, di Vancouver.

Dilansir Reuters, Meng Wanzhou, yang juga adalah putri dari pendiri perusahaan teknologi ternama asal China tersebut ditangkap pada 1 Desember dan akan menghadapi ekstradisi ke Amerika Serikat (AS) lantaran dinilai melakukan pelanggaran atas sanksi AS.

Menurut seorang juru bicara Departemen Kehakiman Kanada, Meng akan terlebih dahulu menjalani sidang yang dijadwalkan pada Jumat (7/12/2018).

Huawei telah mengonfirmasi penangkapan ini dalam sebuah pernyataan dan mengatakan tidak memperoleh banyak informasi tentang tuduhan terhadap Meng. Pihak perusahaan bahkan tidak mengetahui kesalahan apa yang telah dilakukan salah satu petingginya itu.

Pihak otoritas AS diketahui telah menyelidiki Huawei setidaknya sejak 2016 karena diduga mengirimkan produk-produk asal AS ke Iran dan negara lain. Hal ini telah melanggar undang-undang ekspor dan sanksi AS, menurut sumber terkait kepada Reuters pada April.

Saat ini, ungkap sumber yang sama, Departemen Kehakiman AS sedang melakukan penyelidikan untuk kasus ini. Pejabat Departemen Kehakiman AS sendiri belum menyampaikan pernyataannya.

Pada Januari 2013, Reuters melaporkan bahwa sebuah perusahaan asal di Hong Kong yang mencoba menjual peralatan komputer besutan Hewlett-Packard kepada operator telepon seluler terbesar di Iran telah menjalin hubungan yang jauh lebih dekat dengan Huawei Technologies.

Berita tersebut datang pada hari yang sama ketika perusahaan telekomunikasi asal Inggris BT Group menyatakan melepasan perangkat Huawei dari inti operasi seluler 3G dan 4G-nya dan tidak akan menggunakan Huawei dalam bagian pokok jaringan berikutnya.

SHARE