SHARE
CARAPANDANG.COM - Mahasiswa dan pelajar SMA harus turut menyukseskan proses Pemilu 2019 secara aktif.Maka itu, mereka seharusnya menjadi anggota Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS).

Hal ini disampaikan Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Provinsi Bali Dewa Gede Agung Lidartawan pada dialog "Gerakan Cerdas Memilih" yang mengusung tema "Pemilih Itu Juara Wujud Bela Negara" di halaman RRI Denpasa, Bali, Rabu (5/12).

Pada kesempatan itu dia menantang para mahasiswa dan pelajar untuk turut aktif dalam Pemilu 2019 nanti. Sehingga proses demokrasi ini bisa berjalan secara jujur dan terbuka.

"Kami memerlukan 80 ribu anggota KPPS se-Bali, tapi belum ada yang tertarik, apalagi di wilayah Kuta, Kabupaten Badung, yang masyarakatnya lebih memilih bisnis," ujarnya.

Padahal keberadaan KPPS  sangat penting. Sebab ini menjadi garda terdepan untuk terwujudnya demokrasi yang lebih berkualitas. Sehingga  harus diawali dari perangkat terbawah. "Gerakan cerdas dalam berdemokrasi harus diawali dari bawah (masyarakat), sehingga pemilu yang akan datang lebih berkualitas," ucapnya.

Ia mengharapkan kepada pemilih pemula, yakni kaum pelajar dan mahasiswa/mahasiswi pada Pemilu mendatang untuk datang ke tempat pemungutan suara (TPS) untuk menggunakan hak suaranya. "Sebagai kewajiban warga negara pada pemilu mendatang adalah menggunakan hak suaranya secara benar dan cerdas memilih pemimpin yang dianggap mampu membawa bangsa Indonesia lebih baik," katanya.

SHARE