SHARE
CARAPANDANG.COM - Setiap gelaran Pilpres debat masing-masing Capres/ Cawapres merupakan hal yang sangat penting. Sebab, dengan adanya debat ini menjadi sarana untuk pendidikan politik kepada masyarakat secara langsung.

Demikian disampaikan oleh Pengamat Politik dari Universitas Jenderal Soedirman Luthfi Makhasin di Purwokerto, Juma (11/1). 

Melalui debat inilah masyararkat bisa memilih Capres/Cawapres berdasarkan program kerja atau visi-misi yang mereka usung. Sehingga ini menjadi pertimbangan yang sangat penting bagi para pemilih. 

Lebih lanjut Luthfi menuturkan debat calon presiden dan wakil presiden juga bisa dimanfaatkan oleh masing-masing calon untuk menjelaskan visi misi dan program lima tahun ke depan. "Ini merupakan momentum untuk menjelaskan apa-apa saja yang mau dikerjakan selama lima tahun kedepan," ucapnya.

Bagi petahana, kata dia, debat capres dan cawapres ini momentum untuk melakukan dan membangun klaim keberhasilan yang selama ini telah dicapai. Sedangkan bagi lawannya, debat ini juga menjadi kesempatan untuk mengkritik terbuka kelemahan kebijakan yang ada dengan menawarkan alternatifnya. 

Sementara itu, bagi penyelenggara pemilu, kata dia, pelaksanaan debat penting untuk merumuskan materi debat yang mencerminkan isu-isu publik yang relevan dan menjadi perhatian masyarakat. "Isu ekonomi dan sosial seperti lapangan kerja, pendidikan dan kesehatan, misalnya, juga perlu dieksplorasi lebih banyak," imubhnya.

Selain itu, kata dia, isu penegakan hukum, HAM, hingga isu penanggulangan terorisme juga penting untuk dieksplorasi lebih banyak lagi. Tujuannya, agar masyarakat punya gambaran nyata tentang apa yang akan dikerjakan kandidat ketika terpilih dan berkuasa.

Menurut rencana, debat calon presiden dan wakil presiden dalam konteks Pemilihan Presiden 2019 akan digelar 17 Januari mendatang dan disiarkan secara langsung oleh sejumlah stasiun televisi.

SHARE