SHARE
CARAPANDANG.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang memberikan pembekalan dan pembinaan terhadap Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri maupun swasta guna mempersiapkan mereka menjelang pelaksanaan Ujian Nasional(UN) dan Ujian Sekolah Berstandard Nasional (USBN).

Wakil Bupati Malang, Sanusi, Sabtu (2/2/2019) mengatakan, bahwa pembinaan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Malang, khususnya dalam mempersiapkan UN yang akan segera digelar antara Maret sampai dengan Mei 2019.

"Sebagai agenda tahunan, pelaksanaan UN selalu mendapatkan perhatian serius dari semua pihak, baik para siswa, pihak sekolah, maupun pemerintah daerah, yang menginginkan UN sesuai harapan," katanya.Sanusi mengatakan, UN saat ini masih menjadi tolok ukur keberhasilan kegiatan belajar siswa selama menempuh pendidikan, tetapi pemanfaatan hasil UN untuk perbaikan proses pembelajaran masih belum optimal.Hasil penilaian UN tidak cukup untuk meningkatkan pembelajaran jika tidak diikuti dengan adanya umpan balik terhadap hasil penilaian.Oleh karena itu, lanjut Sanusi, menjadi tugas dari para kepala sekolah sebagai pimpinan di tingkat sekolah masing-masing untuk menjadi pengerak utama agar hasil UN tersebut diikuti dengan analisa dan usaha perbaikan proses pembelajaran para siswa.Diharapkan, pendidikan di wilayah Kabupaten Malang bisa semakin maju dan prestasinya meningkat dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.Adapun inovasi yang perlu disiapkan salah satunya dengan metode bimbingan belajar yang dilakukan pihak intern atau diluar sekolah, terlebih lagi tentang faktor mental spiritual siswa.Pada 2019, jumlah peserta ujian nasional dari tingkat SMP mencapai 37.075 siswa terdiri dari sekolah negeri 14.151 siswa, swasta 12.308 siswa, sekolah terbuka 152 siswa dan MTs 10.464 siswa.Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, M. Hidayat, mengatakan, bahwa ujian bagi para siswa tersebut akan berlangsung secara serentak pada 22-25 April 2019, dengan menggunakan skema ujian nasional berbasis komputer(UNBK) dari pemerintah pusat."Pelaksanaan UNBK yang merupakan program dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tersebut sudah dilaksanakan di Kabupaten Malang selama dua tahun," katanya.Pelaksanaan ujian diharapkan mampu meningkatkan nilai dibandingkan tahun sebelumnya.

"Pemkab Malang berupaya untuk bisa memaksimalkan hasil ujian para siswa tersebut, sehingga menjadikan Kabupaten Malang sebagai peraih 10 besar dari 38 kabupaten kota yang ada di Jawa Timur," ujar Hidayat.

SHARE