SHARE
CARAPANDANG.COM - Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menyatakan 45.000 unit usaha mikro kecil menengah tidak memiliki izin usaha, sehingga pemerintah daerah sulit membantu dan membina pelaku usaha tersebut.

"Kita hanya akan membantu dan membina UMKM yang memiliki izin usaha," kata Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Babel, Elfiyena di Pangkalpinang, Senin (11/2/2019).

Ia mengatakan UMKM di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencapai 180.000 unit dan UMKM yang mengantongi izin usaha 135.000 unit dan tidak memiliki izin 45.000 unit tersebar di Kabupaten Bangka, Bangka Barat, Bangka Tengah, Bangka Selatan, Belitung, Belitung Timur dan Kota Pangkalpinang.

"Kita hanya mengakui UMKM yang memiliki izin dan diharapkan usaha tidak berizin untuk segera mengurus perizinan usahanya," ujarnya.

Menurut dia saat ini pemerintah terus berupaya meningkatkan sumber daya manuasia pelaku usaha dan kreatifitas pelaku usaha dalam memproduksi produk yang unggul dan berdaya saing dengan produk dari daerah lainnya agar mereka mampu menciptakan produk yang berkualitas dan berdaya saing di pasar global.

"Kami terus berupaya meningkatkan daya saing SDM dan produk usaha kecil ini, karena keberadaan UMKM sangat penting dalam menopang perekonomian daerah ini," ujarnya.

Oleh karena itu, pihaknya siap memfasilitasi dan membantu UMKM dalam mengurus perizinan agar pemerintah dapat menyalurkan bantuan modal usaha dan mendorong pelaku UMKM dengan meningkatkan kerja sama antara pemerintah, dunia usaha dan masyarakat dalam percepatan kemajuan UMKM.

Untuk penguatan permodalan, kami telah menjalin kerja sama dengan perbankan, non perbankan dan lembaga pinjaman modal lainnya, sehingga pelaku UMKM ini mudah mendapatkan permodalan untuk memperkuat usahanya.

"Kami terus mendorong pelaku UMKM untuk lebih kreatif misalnya memproduksi produk jadi dan tidak lagi menjual atau ekspor bahan mentah, meningkatkan sumber daya manusia (SDM) pelaku UMKM dalam membenahi manajemen, pemasaran dan kemasan produk, sehingga UMKM ini lebih mandiri dan mampu bersaing di pasar nasional dan internasional," ujarnya.

SHARE