SHARE
CARAPANDANG.COM -  Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 harus mengutamakan kualitas demokrasi meskipun peta persaingan semakin sengit. 

Hal ini disampaikan oleh  Ketua DPR RI Bambang Soesatyo  dalam Rapat Paripurna DPR RI, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (13/2). 

Bambang meminta kepada para kontestan Pemilu 2019, seperti calon presiden dan calon wakil presiden, para calon anggota legislatif dan partai politik bersaing secara bermartabat. Jangan menggunakan cara-cara  yang tidak benar untuk mendapat dukungan dari rakyat. Misalnya dengan menebar fitnah, menebarkan kebencian dan permusuhan. Jika ini dilakukan yang dirugikan adalah bangsa ini. 

Menurutnya cara-cara kampanye seperti yang tadi Bambang sebutkan ini sangat berbahaya bagi keutuhan bangsa. Dia khawatir masyarakat akan terbelah karena ajang Pemilu ini.

Maka itu, politisi Partai Golkar ini mengajak seluruh masyarakat membangun kampanye yang mengedukasi rakyat, mencerahkan, dan membangun optimisme bagi masa depan Indonesia. "Pemilu adalah kontestasi politik untuk memperbaiki segara perikehidupan bangsa dan harus menjadi momentum bagi bangsa Indonesia untuk melakukan lompatan untuk mempercepat kemajuan," ujarnya.

Dengan lahirnya demokrasi berkualitas ini, Indonesia akan menjadi bangsa 10 besar negara maju di dunia pada   tahun 2045 nanti.  Jika Pemilu 2019 nanti menjadi pemilu yang menjunjung kualitas demokrasi maka ini bisa menjadi kebanggaan bagi anak cucu kita nanti karena dalam satu abad merdeka, Indonesia akan menjadi bangsa maju, mandiri, adil, sejahtera dan dihormati bangsa-bangsa lain di dunia. 

SHARE