SHARE
CARAPANDANG.COM - Anggota Komisi I DPR RI, Sukamta menyatakan  turut berduka cita atas tragedi bom yang terjadi di Sri Lanka.  Menurutnya perbuatan tersebut sangat terkutuk karena telah menghilangkan ratusan nyawa yang tak berdosa. 

"Saya turut berbelasungkawa atas tragedi bom yang terjadi di Srilanka. Kita mengutuk aksi teror yang menyebabkan korban jiwa entah siapapun pelakunya dan siapapun korbannya," ujarnya dalam keterangan tertulis kepada redaksi, Rabu (24/4). 

Sukamta mengajak seluruh masyarakat dunia untuk bersama-sama memerangi terorisme, sebab ini merupakan musuh semua umat manusia. Dan dia meminta kepada semua pihak jangan pernah sekali-kali mengaitkan terorisme dengan agama manapun. 

"Saya mengajak warga di seluruh dunia untk memberantas terorisme sampai tuntas dan untuk bersikap bijak agar tidak mengidentikkan terorisme dengan agama tertentu, karena agama menjunjung perdamaian," ujarnya. 

Lebih lanjut Ketua DPP PKS Bidang Pembinaan dan Pengembangan Luar Negeri  ini menjelaskan bahwa terorisme tidak kenal agama. Seperti agama Islam  sangat tegas mengajarkan perdamaian dan cinta kasih kepada sesama, bukan mengajarkan kekerasan. Bahkan ketika dalam kondisi terpaksa perang pun, Islam mengajarkan untuk menjunjung perdamaian. Dia mencontohkan, misalnya ketika Sholahudin Al Ayubi mengobati Richard Lion Heart yang sakit saat Perang Salib. 

"Saya mendesak agar pemerintah Sri Lanka bisa investigasi dan mengusut tuntas siapa pelaku teror bom ini. Bagi pemerintah Indonesia sebagai negeri Muslim terbesar harus bisa terus menampilkan wajah Islam yang teduh dan damai ke dunia internasional, untuk menghilangkan persepsi dan opini terorisme identik dengan Islam. Oleh karena itu, terorisme harus kita hadapi bersama-sama," tegas Wakil Rakyat dari Daerah Istimewa Yogyakarta. 

SHARE