SHARE
CARAPANDANG.COM - Plt Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri,  Akmal Malik mengatakan pemindahan ibu kota negara akan mendorong penyebaran penduduk. Pasalnya selama ini  57 persen penduduk Indonesia tinggal di Pulau Jawa. 

Menurutnya dengan adanya pemindahan ibu kota ini akan ada pemerataan pembangunan di Indonesia. "Pemindahan ibu kota mendorong penyebaran penduduk sebagai agen perekonomian. Sehingga pembangunan akan lebih merata," katanya di Jakarta, Kamis (9/5).

Pemindahan ibu kota dari Jakarta memang sudah sepantasnya dilakukan. Jika melihat tingginya pertumbuhan penduduk dan urbanisasi di kota tesebut, Jakarta sudah tidak layak menjadi ibu kota. 

Dia menjelaskan pada pada 2015, terdapat sedikitnya 3.647.329 jiwa pendatang di Jakarta, dan kini menjadi peduduk tetap. Selain itu, Jakarta menurut dia, juga memikul beban sebagai pusat pemerintahan sekaligus pusat bisnis. "Oleh karenanya rencana pemindahan ibu kota ini menarik untuk dikaji dan disikapi serius," jelas dia.

SHARE