SHARE
CARAPANDANG.COM - Telah terbit buku berjudul Kisah berhikmah: kumpulan karya terbaik pekerja migran Indonesia dari berbagai Negara, dengan editor Naning Pranoto. Buku setebal 289 halaman (21 cm) ini diterbitkan oleh Penerbit Kosa Kata Kita, Jakarta pada 2017.

Buku ini berisi 25 karya terbaik pekerja migran Indonesia yang mengikuti Lomba Menulis Kisah Berhikmah BMI (Buruh Migran Indonesia) – Tingkat Internasional tahun 2017. Lomba ini diprakarsai oleh Yeni Fatmawati F. Idris.

Yeni Fatmawati adalah Managing Partner Indonesian Consultant at Law (ICLaw). Pengacara yang memiliki keahlian sebagai pelukis, pematung dan penyair itu memiliki perhatian besar pada bidang literasi sastra dan seni rupa.

Menurut Yeni, buku kompilasi tulisan hasil lomba tersebut isinya menarik dan bernas. “Banyak hikmah yang bisa diambil dari isi buku ini sebagai guru sejati kehidupan” (halaman xiii).

Yeni berharap agar buku itu dapat mengedukasi pembacanya menjadi manusia yang jujur, religius, memiliki etos kerja tinggi, bertoleransi dan penuh kasih sayang. Selain itu juga memberikan pemahaman makna bekerja secara profesional untuk keamanan, kenyamanan, dan kesejahteraan jiwa serta raga.

Buku itu layak dijadikan panduan bagi siapa saja yang ingin bekerja di luar negeri sebagai pekerja migran formal yakni di lingkup perusahaan atau lembaga maupun lingkup nonformal untuk urusan domestik/rumah tangga.

Bertindak selaku editor buku adalah Naning Pranoto, seorang sastrawan dan penggiat literasi Indonesia. Naning hingga tahun 2010 telah menghasilkan 20 judul novel dan ratusan cerita pendek, sejumlah buku non fiksi serta karya ilmiah yang ditulis di berbagai jurnal.

Naning menyebutkan tujuan lomba adalah untuk menumbuhkan minat menulis dan menyuburkan perkembangan gerakan literasi bagi pekerja migran Indonesia di manapun berada. Sedangkan misinya adalah mengusung gerakan edukasi berpikir kritis-kreatif dan terapi melalui pena untuk pekerja migran Indonesia.

Semoga kualitas informasi yang baik dan terverifikasi dapat menjadi salah satu input untuk meningkatkan kesadaran. Paling tidak pembaca dapat melihat kisah keberhasilan dan belajar agar tidak melakukan kesalahan serupa. Harapannya pekerja migran Indonesia memiliki kapasitas dan kapabilitas ekselen sekaligus utuh harkat kemanusiannya.

SHARE