SHARE
CARAPANDANG.COM - Pergerakan Komjen Pol M Iriawan yang intens mendatangi voters dan menyaksikan laga Liga 1 serta Timnas Indonesia, menunjukkan keseriusannya mengincar kursi ketum PSSI.

Namun, langkah Iriawan tidak akan mudah. Pasalnya, bukan hanya dia seorang yang akan maju. Masih ada sejumlah nama nama lain yang juga cukup beken. Beberapa nama yang sudah muncul baik di media online, cetak, elektronik, sampai media sosial di antaranya Rahim Soekasah, Antasari Azhar, Erick Thohir, dan Muhaimin Iskandar.

Rahim misalnya, meskipun pernah menjadi pengurus Badan Tim Nasional (BTN) era Nurdin Halid, dia dipastikan sulit dapat dukungan karena lebih sibuk di Australia mengurusi klub keluarga Bakrie.

Erick Thohir? Dia sudah menyatakan tak berminat menjadi Ketua Umum PSSI. Yang membuatnya tertarik ke sepak bola hanya pada aspek pengelolaan kompetisinya, sebagai operator tentunya.

Antasari Azhar memang pernah menjadi Ketua KPK. Namun track recordnya yang pernah tersandung masalah pidana, sudah jelas bisa menggugurkan pencalonan karena syarat utama Ketua Umum PSSI ialah tidak pernah divonis bersalah dalam masalah hukum.

Kemudian, ada nama Muhaimin Iskandar yang muncul di media sosial. Sosok ini juga akan sulit karena ada persyaratan Ketua Umum PSSI harus pernah mengurus sepak bola minimal lima tahun untuk menjadi Ketum PSSI. Ditambah lagi resistensi masyarakat Indonesia apabila sepak bola ditangani oleh politisi.

"Saya berharap, kalau terpilih nanti, tolong bantu kami. Karena kami ingin libatkan seluruh pihak, stakeholder, untuk mempercepat pembangunan sepak bola nasional, seperti di Inpres 3/2019," tutur Iwan.

SHARE