SHARE
CARAPANDANG.COM - Partai politik pendukung Jokowi wajar jika meminta jatah kursi di kementerian pada kabinet periode mendatang. Namun, jika ada partai politik yang keras meminta jatah kursi merupakan strategi mereka agar diperhatikan oleh Jokowi. 

Partai yang saat ini telihat cukup agresif berbicara posisi menteri di antaranya PKB, Nasdem dan PPP. Ini hal yang wajar, mereka harus berjuang didengar Presiden.

"Partai yang posisinya sekiranya agak jauh dan di bawah, mau tidak mau memang harus struggle, harus teriak supaya kelihatan Jokowi," ujar Pengamat politik Ray Rangkuti di Jakarta, Kamis (11/7). 

Sementara partai seperti PDI Perjuangan yang merupakan partai asal Jokowi serta Golkar selaku partai peraih suara cukup besar, cenderung lebih pasif karena sudah hampir dipastikan akan memeroleh posisi menteri yang signifikan. "Yang agak kalem itu memang PDIP dan Golkar. Karena kalau PDIP sudah pasti dapat minimal lima, tidak perlu grasak-grusuk, Presiden pasti tidak mau PDIP menjadi gurem. Sedangkan Golkar memang style-nya begitu, kalem tapi dapat,"jelasnya. 

SHARE