SHARE
CARAPANDANG.COM - Panitia Seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pasti akan melakukan tugasnya secara jujur. Mereka akan  menyeleksi 192 kandidat yang lulus administrasi dengan profesional, kredibel, dan objektif.

Hal ini disampaikan Anggota Komisi III DPR Teuku Taufiqulhadi di Jakarta, Jumat (12/7). 

Politisi Partai NasDem ini sangat yakin Pansel Capim KPK adalah orang-orang sangat profesional selama ini. Atas dasar inilah akhirnya mereka ditunjuk oleh  Presiden mengemban tugas ini.

Lebih lanjut dia menuturkan DPR akan sangat terbantu dengan proses seleksi yang dilakukan pansel yang akan mengerucutkan kandidat capim KPK menjadi 10 orang untuk diserahkan ke parlemen. DPR melalui Komisi III, menurutnya bakal menggelar uji kelayakan dan kepatutan terhadap 10 nama kandidat tersebut untuk selanjutnya disaring menjadi lima orang.

"DPR sudah sangat terbantu dengan adanya pansel yang terlebih dahulu melakukan tes terhadap mereka. DPR hanya memilih lima orang dari 10 capim yang dikirim ke DPR," ujar Taufiqulhadi.

Dia menyakini dengan kualitas susunan Pansel Capim KPK saat ini proses seleksi akan melahirkan kandidat komisioner KPK periode 2019-2023 terbaik. "Sepuluh capim yang dikirim sudah pasti yang terbaik. Insya Allah, karenanya DPR dapat memilih calon yang baik," katanya. 

Sekadar informasi sebanyak 192 capim KPK yang lulus administrasi berhak mengikuti tahap selanjutnya, yakni uji kompetensi pada 18 Juli 2019 di Pusdiklat Kemensetneg. Uji kompetensi meliputi tes objektif dan penulisan makalah. Berikut rincian 192 pendaftar yang lulus seleksi administrasi Capim KPK berdasarkan latar belakang profesi;

Akademisi/dosen: 40 orang (dari 76 pendaftar), Advokat/konsultan hukum: 39 orang (dari 63 pendaftar), Korporasi (swasta/BUMD/BUMN): 17 orang (dari 40 pendaftar),  Jaksa/hakim: 18 orang (dari 20 pendaftar), Anggota TNI: tidak ada yang lulus (dari 1 orang pendaftar),  Anggota Polri: 13 orang (dari 13 pendaftar),  Auditor: 9 orang (dari 11 pendaftar), Komisioner/pegawai KPK: 13 orang (dari 18 pendfatar) dan  Lain-lain (PNS, pensiunan, wiraswasta, NGO, pejabat negara): 43 orang (dari 134 pendaftar).

SHARE