SHARE
CARAPANDANG.COM - DJI punya suguhan menarik bagi para penggiat balap drone dalam wujud paket Digital first person viewing (FPV) System. FPV sendiri merupakan singkatan dari first-persen view dan bundel itu memang diciptakan untuk memindah pandangan para pembalap drone dari tubuhnya menuju ke drone yang diterbangkan.

Sistem FPV analog lebih dipilih karena sangat unggul perihal performa; apa yang tampak dari sudut pandang drone bisa langsung diteruskan ke pandangan pengguna tanpa jeda sedikitpun. Namun kekurangannya, kualitas visualnya begitu buruk.

Dari spesifikasi yang ditawarkan, sistem FPV tersebut diklaim dapat menyaingi sistem analog, atau bahkan melampauinya dalam beberapa aspek. Dilaporkan dari Engadget (2/8), perangkat itu dapat membidik gambar hanya 28 milidetik dan merekam video 720p pada 120 fps.

Sebagai catatan, spesifikasi tertinggi FPV dari DJI sebelumnya adalah 50 milidetik. Selain merekam pada kamera drone, sistem ini memungkinkan merekam video pada FPV itu sendiri. Pengguna drone dapat menangkap konten video pada kamera FPV dalam 1080p pada 60 fps atau 720p pada 120 fps.

Kamera FPV pada drone menawarkan tiga mode: Racing, Standard, dan LED (untuk kondisi cahaya rendah) ā€“ dan dapat mentransmisikan ke delapan kanal frekuensi 5,8 GHz sehingga memungkinkan hingga delapan drone terbang secara bersamaan dalam satu sistem.

Perlengkapan dikemas secara rapi ke dalam pengaturan sederhana yang melibatkan kacamata FPV, modul transmisi unit udara FPV, remote control FPV, kamera FPV, dan semuanya siap untuk digunakan.

Sejauh ini, perangkat anyar dari DJI tersebut adalah satu-satunya teknologi transmisi digital di pasaran yang berperforma dengan analog, sehingga pasti menandai standar baru FPV drone. FPV dari DJI terdiri dari dua opsi paket: FPV Fly More Combo dijual seharga USD 929 dan FPV Experience Combo seharga USD 819.

SHARE