SHARE
CARAPANDANG.COM - Ketua Komisi III DPR RI Aziz Syamsuddin mengatakan DPR belum bisa memberikan kepastian kapan jadwal uji kelayakan dan kapatuhan  untuk Calon Pemimpin (Capim) KPK. Pasalnya hingga saat  ini Presiden belum mengirim surat ke DPR  terkait 10 nama capim KPK yang akan menjalani uji kelayakan dan kepatutan.

"Saya dengar Panitia Seleksi (Pansel) Capim KPK akan mengirimkan 10 nama kepada Presiden Jokowi pada hari Senin pukul 15.00 WIB. Saya tidak bisa berandai-andai kapan uji kelayakan dilakukan karena surat secara fisik belum kami terima di Komisi III DPR," jelasnya Aziz di Gedung DPR Senayan, Jakarta, Senin (2/9). 

Politisi Partai Golkar ini memperkirakan pekan depan Komisi III DPR RI bisa memulai proses uji kelayakan.  Namun dengan catatan jika benar hari ini pansel sudah mengirimkan 10 nama capim KPK kepada Presiden. 

Lebih lanjut dia menuturkan kalau surat Presiden itu sudah diterima DPR, ada mekanisme yang dijalankan lembaga tersebut, yaitu dibahas di Badan Musyawarah (Bamus) DPR, lalu diteruskan ke komisi yang ditunjuk. "Dalam ini komisi teknis terkait dengan masalah hukum adalah Komisi III DPR RI, tentu kami lakukan pembahasan setelah melalui proses rapat paripurna DPR," ujarnya.

Kalau surat dari Presiden masuk pada pekan ini atau pekan depan, kata Aziz, proses uji kelayakan capim KPK bisa dilakukan pada keanggotaan DPR periode 2014 s.d. 2019. Namun, kata dia, itu semua berdasarkan kesepakatan fraksi-fraksi di DPR dan kewenangan para pimpinan partai politik. "Saya belum diajak bicara soal itu karena suratnya sendiri secara fisik belum masuk dari pansel kepada Presiden Jokowi, dan dari Presiden ke DPR RI," ujarnya. 

SHARE