SHARE
CARAPANDANG.COM – Dekan Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) Universitas Indonesia Prof Eko Prasojo menjadi panelis debat terakhir pilkada Tanjungpinang pada 22 Juni di Hotel CK, Tanjungpinang. Debat ini nantinya dapat disaksikan masyarakat melalui siaran TV lokal Tanjungpinang dan live streaming Facebook KPU Tanjungpinang serta dapat didengarkan di RRI Tanjungpinang.

Selain Eko Prasojo, Dekan Fakultas Teknik Universitas Maritim raja Ali Haji (Umrah), Ibnu Kahfi yang merupakan jebolan salah satu fakultas teknik di Jerman juga diundang menjadi panelis. Kemudian panelis berikutnya Dekan Ilmu Kelautan Umrah, Agung Damar Syakti, yang merupakan doktor alumni Universitas Aix Marseille, Francis.

Setelah itu Dr Riauwanto dosen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Tanjungpinang, Widya Wiwaha. Dan panelis terakhir Sayid Fauzan yang juga alumni Universitas Malaya, Malaysia yang sekarang menjadi dosen di Umrah.

Menurut Ketua KPU Tanjungpinang Robby Patria, empat panelis merupakan alumni Francis, Jerman dan Malaysia setidaknya bisa membawa kulture reformasi di negara maju ke Tanjungpinang.

"Prof Eko sebagai tokoh reformasi birokrasi di Indonesia bisa menggali visi misi calon yang nantinya kita harapkan bermanfaat untuk pelayanan publik di Tanjungpinang," kata Robby, Rabu (20/6/2018).

Dikatakan Robby, debat pamungkas ini bisa menjadi strategi akhir dari calon wali kota untuk meraih simpati warga Tannjungpinang. Mereka harus mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya agar bisa tampil maksimal di depan publik.

"Warga juga bisa menyaksikan liwat live streaming Facebook Kpu Tanjungpinang kalau menggunakan ponsel," kata Robby.

Ditambahkannya, pada debat ketiga, KPU Tanjungpinang menghadirkan presenter dan juga wartawan CNN Indonesia Reinhard.

“Reinhard ditunjuk CNN untuk memandu debat pilkada Tanjungpinang," ujar Robby.

Dalam debat terakhir ini, KPU mempersilakan masing-masing Paslon untuk membawa pendukung maksimal sebanyak 150 orang.

"Tidak boleh lebih sesuai dengan kesepakatan bersama," katanya.

Sebaiknya, kata Robby, timsukses membuat acara nonton bersama debat publik. Apalagi bisa disejalankan nonton pertandingan piala dunia, sambugnya.

SHARE