SHARE

4 Kiat Memilih Sampo Yang Tepat Untuk Rambut Keriting

CARAPANDANG.COM - Rambut keriting punya daya tarik tersendiri dan butuh perlakuan khusus. Pasalnya, jenis rambut ini lebih gampang kering, kusut, dan patah. Langkah awal terpenting dalam merawat rambut keriting adalah pastikan untuk memilih sampo yang tepat!

Pemilihan sampo masuk dalam langkah perawatan rambut keriting yang cenderung kering dan mengembang tak terkontrol. Sebelum membeli sampo, pastikan untuk memperhatikan hal-hal di  bawah ini.

1. Frekuensi keramas untuk rambut keriting yang kering
Dari KlikDokter, dr. Dyah Novita Anggraini mengatakan bahwa pemilik rambut keriting tak perlu terlalu sering keramas. Ini karena minyak atau sebum akan lebih lambat mencapai akar rambut.

“Pemilik rambut keriting disarankan untuk keramas dua kali seminggu agar rambut tidak mudah rontok,” tutur dokter yang kerap disapa dr. Vita. Bila rambut keriting dan tebal, bersihkan rambut tiga kali seminggu.

2. Pilih sampo yang mengandung bahan-bahan ini

Ada tiga bahan sampo yang mesti diperhatikan, yaitu alkohol, minyak, dan pH. Sampo yang mengandung alkohol tak mesti dihindari, asalkan jenis alkoholnya tepat. Saat membawa label sampo, cari alkohol jenis cetearyl, cetyl, dan stearyl, karena tidak senyawa dalam larutan air, sehingga tak bikin rambut kusut. Gampangnya, ingat saja jenis alkohol yang diawali dengan huruf “C” dan “S”.

Pemilik rambut keriting juga mesti bersahabat dengan sampo yang mengandung minyak nabati. Misalnya, minyak alpukat, minyak zaitun, minyak kelapa, shea butter, minyak argan, minyak castor, atau minyak jojoba. Beberapa minyak nabati dalam sampo terbukti mampu mencegah kerusakan di pangkal rambut dan menurunkan risiko rambut patah. Lapisan rambut juga akan terlindungi oleh kandungan minyak.

Selain itu, pemakaian minyak juga dapat membuat rambut keriting, apalagi jenis keriting kecil-kecil alias gimbal, tidak makin mengembang kusut bak singa dan lebih mudah diatur.

3. Pilih pH sampo yang rendah

Penelitian yang dimuat di “International Journal of Trichology” melaporkan sampo dengan pH yang terlalu tinggi dapat meningkatkan muatan listrik negatif pada permukaan rambut. Alhasil, gesekan antar serat rambut semakin banyak dan membuat rambut jadi kusut. Kadar pH yang cocok untuk rambut keriting dan kering adalah tak lebih dari 5,5.

Sayangnya, kadar pH kerap kali tidak tercantum pada kemasan. Karenanya, Anda mesti inisiatif browsing sampo yang ingin dibeli, cari yang punya level pH di bawah 5,5.

4. Jangan pilih sampo dengan kandungan ini

Sebisa mungkin, hindari sampo dan produk perawatan rambut keriting lainnya yang mengandung sulfat dan paraben. Kedua bahan tersebut diketahui dapat membuat rambut kulit kepala kering, iritasi, helaian rambut menjadi kering, serta jadi lebih gampang patah.

Setelah menyampo rambut, jangan lupa pakai kondisioner, ya! Ingat, rambut kering memiliki tekstur yang lebih keriting, serta cenderung lebih mudah kusam dan kusut. Selain itu, Anda juga bisa melakukan deep conditioning. Caranya mudah, tinggal siapkan handuk kepala dan kondisioner yang sering dipakai. Ambil kondisioner secukupnya, aplikasikan ke rambut, lalu tutup dengan handuk.

Biarkan setidaknya 30 menit agar nutrisinya meresap dengan optimal. Selain deep conditioning, pemilik rambut juga bisa rutin melakukan hair mask setidaknya seminggu sekali. Ini adalah cara untuk membuat rambut keriting tetap lembut, mengilap, dan terhidrasi.

Tips lainnya, jangan mengeringkan rambut dengan handuk kasar (apalagi menggosoknya keras-keras), hindari terlalu sering keramas, pilih sisir bergigi jarang supaya rambut tak mudah patah atau rontok, dan pilih produk yang aman dan tepat.  Itulah hal-hal yang perlu diperhatikan untuk memilih sampo terbaik untuk rambut keriting.

Ingat, perawatan rambut yang keriwil tak boleh sembarangan agar rambut tetap berkilau, lembap, sehat, bebas kusut dan mengembang bak singa (frizzy), dan mudah diatur. Dijamin, banyak yang akan iri dengan rambut keriting Anda.

Tags
SHARE