SHARE

Pemerintah Brasil mengatakan gelombang kedua COVID-19 berpotensi besar terjadi di negeri samba. (istimewa)

CARAPANDANG.COM – Pemerintah Brasil mengatakan gelombang kedua COVID-19 berpotensi besar terjadi di negeri samba. Baru-baru ini kasus dan kematian akibat virus corona jenis baru tersebut mulai meningkat.

Menteri Ekonomi Paulo Guedes menyebutkan bahwa jika gelombang kedua COVID-19 dikonfirmasi di Brazil, maka pemerintah akan menangani masalah tersebut seperti terdahulu, namun sudah dengan banyak pengalaman.

"Jika itu terjadi, maka akan seperti perang, yang melawan selama setahun, dua tahun atau tiga tahun. Kita akan menghadapi penyakit tersebut seperti yang telah kita hadapi," kata Guedes kepada awak media.

Sejumlah daerah di Brazil mengalami lonjakan kasus dan kematian COVID-19, namun "ini bukan fenomena umum" di seluruh negeri, katanya.

Sejumlah riset menunjukkan gelombang kedua COVID-19 di Brazil. Kurva kasus, yang menurun pada September di negara itu, mulai meningkat lagi dalam beberapa hari terakhir.

Brazil melaporkan jumlah kematian COVID-19 tertinggi kedua di dunia setelah Amerika Serikat dan berada di posisi ketiga negara dengan kasus tertinggi COVID-19 di dunia setelah AS dan India.