SHARE

Direktur PG Dikdas Praptono

CARAPANDANG.COM – Direktur Pembinaan Guru Pendidikan Dasar, Praptono memberikan arahan kepada para peserta di hari kedua Bimtek Psikososial dan Tanggap Bencana Bagi Guru di Daerah Rawan Bencana Alam. Kegiatan ini diselenggarakan Subdirektorat Kesejahteraan, Penghargaan, dan Pelindungan, Direktorat Pembinaan Guru Pendidikan Dasar di Hotel Kyriad Bumi Minang Padang, Sumatera Barat.

Dalam arahannya, ia mengungkapkan bahwa ada tiga pilar dalam sekolah aman bencana, yaitu pertama, fasilitas berupa sarana dan infrastruktur; kedua, manajemen risiko bencana; dan ketiga, kurikulum berupa pendidikan pencegahan dan pengurangan risiko bencana. Ia menambahkan bahwa kabupaten dan kota di Provinsi Sumatra Barat menurut BNPB termasuk dari 136 kabupaten/kota yang teridentifikasi memiliki risiko bencana tinggi. Dikarenakan bencana tidak dapat diprediksi sebelumnya, Praptono mengharapkan para peserta bimtek terdorong untuk menguasai tentang sekolah aman ini, di mana pemerintah menyiapkan sarananya melalui model pelatihan berbasis zonasi melalui kegiatan PKP. Dalam kegiatan ini pemerintah menyiapkan satu unit pembelajaran tentang satu sekolah aman dengan menyiapkan satu guru inti di setiap kabupaten/kota di mana salah satu isu yang dibahas dalam KKG dan MGMP adalah mengenai unit pembelajaran sekolah aman bencana.

Selain itu ia menyampaikan dengan mengikuti bimtek ini diharapkan peserta mendapatkan dasar keterampilan kepada para peserta didik mengenai bagaimana menghadapi risiko bencana alam, sehingga para peserta dapat membuat peta risiko bencana di wilayahnya masing-masing serta ia mengharapkan para peserta dapat mendiseminasikan ilmunya kepada para guru yang lain dan dapat menyampaikan kepada para peserta didik supaya dapat menambah kesiapsiagaan ketika terjadi bencana.

SHARE