Ketum Kalla Jelaskan Peran DMI Dihadapan Dubes Negara Anggota OKI

SHARE

istimewa



CARAPANDANG.COM - Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla menjelaskan peran organisasi yang menjadi payung bagi 800 ribu masjid di hadapan perwakilan duta besar (Dubes) negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dan ASEAN dalam rangkaian Milad ke-50 DMI di Jakarta, Kamis.

Pertemuan dengan perwakilan negara OKI dan ASEAN dilakukan untuk mempererat hubungan dan kerja sama antara Indonesia dan negara-negara Muslim.

"Acara silaturahim bertujuan lebih memperkenalkan DMI, juga untuk membuka jalan meningkatkan kerja sama bagi kemakmuran masjid di seluruh dunia," ujar Kalla dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis.

Di hadapan Dubes negara anggota OKI dan ASEAN, Kalla menceritakan saat Raja Salman berkunjung ke Indonesia pada Maret 2018. Raja Salman terkejut mendengar kabar tentang jumlah masjid yang tersebar di seluruh Indonesia.

Menurut Jusuf Kalla, di Indonesia berlaku lima hari kerja mulai Senin hingga Jumat dan secara tidak langsung berdampak pada eksistensi masjid.

"Dampaknya, shalat Jumat berlangsung pada hari kerja. Konsekuensinya masjid ada di mana-mana, di kantor, di sekolah, di SPBU. Ini berbeda dari negara-negara Islam lainnya yang pada setiap Jumat sebagai hari libur kerja," ujarnya.

Halaman : 1