1 Maret dan Hari Penegakan Kedaulatan Negara

SHARE

Monumen Serangan Umum 1 Maret (rri)

CARAPANDANG - Perjuangan masyarakat Indonesia untuk menjaga kemerdekaan tidak berlangsung dengan mudah, nyatanya setelah proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus 1945, perjuangan terus berlanjut hingga Indonesia benar-benar merdeka.

Yogyakarta menjadi bukti perjuangan masayarakat Indonesia mempertahankan kedaulatan negara. Seperti dikutip dari Laman Museum Benteng Vredeburg, serangan umum 1 Maret 1949 merupakan sebuah respons atas Agresi Militer Belanda ke-II yang menjadikan Yogyakarta sebagai sasaran utamanya. Saat itu, Yogyakarta menjadi ibu kota Indonesia karena situasi di Jakarta tidak aman setelah proklamasi kemerdekaan Indonesia.

Propaganda dilakukan Belanda dengan memberitakan bahwa TNI sudah tidak ada, namun masih dengan sumber yang sama pada laman Museum Vredeburg, Sri Sultan Hamengku Buwono X meminta Jenderal Sudirman melakukan penyerangan.

Keberhasilan serangan umum 1 Maret mengusir Belanda dan menduduki Yogyakarta menjadi bukti nyata perjuangan Tentara Indonesia mempertahankan kedaulatan bangsa.

Baca Juga Mengenang Kembali Peristiwa Serangan Umum 1 Maret 1949 di Yogyakarta

Apresiasi diberikan oleh negara dengan ditetapkannya tanggal 1 Maret sebagai Hari Penegakan Kedaulatan Negara melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2022 yang ditanda tangani presiden tanggal 24 Februari 2022.

melalui laman setkab kepres point ke 3 disebutkan, bahwa peristiwa Serangan Umum 1 Maret 1949 yang digagas oleh Sri Sultan Hamengku Buwono IX dan diperintahkan oleh Panglima Besar Jenderal Soedirman serta disetujui dan digerakkan oleh Presiden Soekarno dan Wakil Presiden Mohammad Hatta dan didukung oleh Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian Negara Republik Indonesia, laskar-laskar perjuangan rakyat, dan segenap komponen bangsa Indonesia lainnya, merupakan bagian penting dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia yang mampu menegakkan kembali eksistensi dan kedaulatan Negara Indonesia di dunia internasional serta telah berhasil menyatukan kembali kesadaran dan semangat persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.




TERPOPULER

RAGAM