Anggota DPR: Integritas Penyelenggara Kunci Hasilkan Pemilu Berkualitas Dan Demokratis

SHARE

Istimewa

CARAPANDANG - Wakil Ketua Komisi II DPR, Saan Mustopa mengatakan bahwa integritas yang dimiliki oleh penyelenggara pemilihan umum (KPU dan Bawaslu) menjadi penentu menghasilkan pemilihan umum yang  berkualitas dan demokratis. 

“Suksesnya pemilu, (yang ditunjukkan dengan) pemilu yang berkualitas dan pemilu yang demokratis itu ditentukan oleh penyelenggara. Oleh karena itu, faktor integritas (penyelenggara) jadi penting,”  ujar Saan dalam acara diskusi yang digelar secara virtual oleh Universitas Muhammadiyah Jakarta, di Jakarta, Kamis (13/1).

Saat mengatakan integritas penyelenggara pemilu harus ditunjukkan dengan kemandirian dan sikap yang independen dari berbagai kepentingan politik seluruh pemangku kepentingan. “Dia (penyelenggara pemilu) independen tidak tergoda dengan tarikan kepentingan politik,” kata dia.

Selain mandiri dan independen, dia menyampaikan integritas para penyelenggara pemilu juga dapat dilihat dari reputasi atau rekam jejaknya. “Reputasi yang baik sangat penting,” tegas dia.

Tim Seleksi Calon Anggota KPU dan Badan Pengawas Pemilu pada pekan pertama bulan ini telah menyerahkan 14 nama calon komisioner KPU dan 10 nama calon komisioner Bawaslu ke Presiden Joko Widodo.

Ketentuan perundangan-undangan mengatur presiden memiliki waktu 14 hari untuk menyerahkan nama-nama calon komisioner penyelenggara pemilu itu ke DPR. “Paling lambat 21 Januari nama-nama calon komisioner KPU dan Bawaslu harus sudah dikirim ke DPR,” kata Mustopa.

Nantinya, pimpinan DPR akan menggelar rapat Badan Musyawarah untuk membahas nama-nama calon komisioner itu, dan Badan Musyawarah DPR akan memerintahkan Komisi II DPR menggelar uji kepatutan dan kelayakan.

“DPR akan reses 21 Februari, jadi sebelum reses (harapannya) kita sudah punya komisioner baru di KPU dan Bawaslu, karena komisioner yang lama akan habis masa jabatannya pada April,” kata dia

Nantinya, DPR usai menggelar uji kepatutan dan kelayakan akan menetapkan tujuh anggota dan pimpinan KPU dan lima anggota dan pimpinan Bawaslu untuk masa jabatan 2022-2027. 



TERPOPULER

RAGAM