Keluarga Pahlawan Nasional: Idham Chalid Wariskan Kejujuran Dan Kesederhanaan Hidup

SHARE

Istimewa

CARAPANDANG.COM – Keluarga pahlawan nasional, KH Idham Chalid menyatakan persetujuannya terhadap rencana pemerintah menjadikan tokoh Islam tersebut menjadi gambar pada pecahan mata uang Rp5000. Pencantuman gambar tokoh mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (NU) tersebut merupakan bentuk penghargaan dan keteladanan bagi generasi masa kini.

Sebelumnya, Menteri Sosial Tri Rismaharini terlebih dahulu telah mengunjungi kediaman sejumlah ahli waris keluarga Pahlawan Nasional. Yakni ke kediaman ahli waris Soekarno, Mohammad Hatta, Raden Djuanda Kartawidjaya, dan Cut Meutia. Kehadiran Mensos untuk meminta ijin keluarga menjadikan para pahlawan sebagai gambar mata uang RI.
 
Hari ini, kunjungan dilanjutkan kepada keluarga ahli waris Pahlawan Nasional Mohammad Husni Thamrin, KH Idham Chalid, dan Frans Kaisiepo. Keluarga dan ahli waris Pahlawan Nasional KH Idham Chalid meyambut baik kedatangan tim pemerintah yang diwakili Irjen Kemensos Dadang Iskandar.
 
“Kami keluarga memberikan ijin kepada pemerintah untuk menjadi sosok pak Idham menjadi gambar pecahan mata uang rupiah. Tentu rencana itu merupakan kebanggaan bagi kami keluarga,” kata istri Idham Chalid, Siti Rokayah, di kediamannya di Jakarta (12/10).
 
Didampingi anak-anaknya, perempuan 81 tahun tersebut menyatakan, sosok Idham Chalid dikenal keluarga sebagai sosok yang sederhana, jujur, dan tidak mentoleransi kolusi. Siti Rokayah menyatakan, sejak awal menikah, ia sudah di-warning suaminya. 
 
“Kamu saya haramkan memakai uang dari orang lain. Kamu hanya boleh makan dari gaji pak Idham. Kalau ada tamu bawa makanan, saya boleh makan. Tapi kalau uang hanya boleh dari gaji suami. Hati-hati anakmu, jangan sampai darahnya mengalir uang haram,” katanya.
 
Idham Chalid menduduki sejumlah jabatan, di antaranya, Wakil Perdana Menteri, Menteri Kesejahteraan Rakyat, Menteri Sosial, Ketua DPR/MPR-RI, dan Ketua Dewan Pertimbangan Agung. Meskipun memegang posisi penting di dunia politik dan pemerintahan, Idham tidak pernah memanfaatkannya untuk kepentingan keluarga.
Halaman :


TERPOPULER

RAGAM