Ketua PP Muhammadiyah: Tidak Mudik Bentuk Perwujudan Sikap Tanggung Jawab Sosial

SHARE

Istimewa

CARAPANDANG.COM -  Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir mengimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan mudik pada Ramadhan kali ini. 

Haedar mengatakan ini juga sebagai  bentuk empati serta tanggung jawab moral kepada para tenaga kesehatan yang masih berjuang mengatasi pandemi. "Kita harus berempati kepada tenaga-tenaga kesehatan yang masih berjuang di rumah sakit dan para relawan dalam menghadapi Covid-19," katanya  dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa (13/4).

Selain itu, menurutnya tidak mudik dalam masa pandemi Covid-19 merupakan bentuk perwujudan dari sikap tanggung jawab sosial, tanggung jawab moral, dan kesalehan diri dalam memahami agama.

Menurutnya, masyarakat harus saling menjaga dan saling peduli terhadap satu sama lain. Mudik dikhawatirkan dapat membuat angka kasus semakin tinggi, sebab masyarakat bisa saja tertular maupun menularkan.

"Karena belum memungkinkan dan sesuai dengan kebijakan pemerintah, sebaiknya warga bangsa tidak perlu mudik di tahun ini, apalagi bila mudik itu kemudian kita menjadi tidak disiplin dan menambah rantai penularan COVID-19," kata dia.

Ia meminta masyarakat untuk lebih bersabar dan tak saling membahayakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain. Dengan mematuhi segala upaya penanganan Covid-19, Haedar yakin Covid-19 akan segera teratasi dan mengakhiri semuanya. "Karena itu, tidak perlu mudik dan jangan sampai kita merasa berat mudik yang justru nanti kita kalau mudik kemudian menambah rantai penularan," kata dia.
 



Tags
SHARE

TERPOPULER

RAGAM