Walikota Kupang: Aksi Terorisme Ini Ingin Memecah Belah Anak Bangsa

SHARE

 Wali Kota Kupang, NTT Jefri Riwu Kore

CARAPANDANG.COM - Wali Kota Kupang, NTT Jefri Riwu Kore meminta kepada seluruh warga dan umat beragama di daerahnya tidak tidak terprovokasi dengan kasus bom bunuh diri di Gereja Katedral Makasar, Minggu (28/3).

"Kota Kupang merupakan kota toleransi terbaik. Kita jangan terprovokasi dengan kasus bom di Makasar," ujarnya di Kupang, Senin (29/3).

Jefri mengatakan aksi bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makasar merupakan tindakan yang tidak manusiawi, dan dia pun mengutuk keras peristiwa tersebut. 

Dia mengatakan aksi terorisme ini hanya ingin memecah belah dan mengadu domba sesama anak bangsa. Maka itu, Jefri yang merupakan politisi Partai Demokrat itu mengimbau seluruh warga Kota Kupang tidak terprovokasi dengan aksi keji tersebut.

Ia juga berharap warga tidak menyebar informasi yang tidak benar dan hoaks terkait peristiwa tersebut karena hanya memperkeruh suasana kebatinan masyarakat. "Mari kita cerdas bermedia sosial dengan tidak menyebar hoaks dan juga berita-berita yang tidak benar. Mari kita sebar optimisme. Jangan sebar rasa takut," kata Jefri.



TERPOPULER

RAGAM