Tercapit Izin Ekspor Benih Lobster

SHARE

Izin, Ekspor, Lobster

Tercapit Izin Ekspor Benih Lobster

Tertangkapnya Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menjadi tamparan keras bagi Partai Gerindra. Partai besutan Prabowo Subianto ini harus bekerja keras meyakinkan publik bahwa partainya masih bersih dari korupsi.

Selasa (24/11) menjadi hari yang naas bagi Menteri KKP Edhy Prabowo. Kepulangannya ke Tanah Air usai melakukan kunjangan di Hawaii, Amerika Serikat (AS)  langsung disambut dengan penangkapan di Bandara Soekarno-Hatta oleh Komisi Pemberiantasan Korupsi (KPK) pada pukul 23.40 WIB.  Penangkapan Edhy ini berkaitan dugaan suap terkait izin eskpor benih lobster atau benur.

Tidak sendirian, Edhy Prabowo ditangkap bersama istrinya, Iis Rosita Dewi, yang juga anggota Komisi V DPR dari Fraksi Partai Gerindra. Komisi V mengurusi infrastruktur, transportasi, daerah tertinggal, cuaca, serta pencarian dan pertolongan.  Selain itu, sejumlah orang ditangkap dalam OTT ini. Namun diketahui ada sejumlah orang lainnya yang dilepaskan KPK karena tidak berkaitan langsung.

Seperti disampaikan oleh Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango dalam konferensi pers, Rabu (25/11) ada  17 orang yang diamankan KPK dalam rangkaian OTT yang juga berlangsung di Jakarta, Depok, dan Bekasi tersebut. Setelah melakukan pemeriksaan intensif, KPK menetapkan tujuh orang tersangka dalam kasus tersebut, yakni Menteri KKP Edhy Prabowo, staf khusus Menteri Kelautan dan Perikanan Safri dan Andreau Pribadi Misata, pengurus PT Aero Citra Kargo Siswadi, staf istri Menteri Kelautan dan Perikanan Ainul Faqih, Direktur PT Dua Putra Perkasa Suharjito, serta seorang pihak swasta bernama Amiril Mukminin.

Edhy, Safri, Siswadi, Ainul dan Suharjito langsung ditahan KPK setelah ditetapkan sebagai tersangka, sedangkan Andreau dan Amiril tidak terjaring dalam operasi tangkap tangan.

Edisi Desember 2020
Majalah Carapandang klik di sini

Majalah Cara Pandang menerima kiriman artikel opini dan rubrik-rubrik lainnya, tak terkecuali rubrik bahasa. Panjang tulisan mencapai 1.000-1.200 kata, spasi satu, times new roman, disertai pas foto terbaru, nama lembaga/institusi, alamat email dan kontak person.


TERPOPULER

RAGAM