Uang Kripto Catat Arus Masuk Delapan Minggu Beruntun Dipimpin Bitcoin

SHARE
1 / 2
2 / 2

istimewa

CARAPANDANG.COM - Produk-produk dan dana mata uang kripto menarik 226,2 juta dolar AS dalam investasi minggu lalu, menandai arus masuk minggu kedelapan berturut-turut, sebuah laporan dari manajer aset digital CoinShares menunjukkan pada Selasa (12/10).

Selama delapan minggu, total aliran masuk produk kripto mencapai 638 juta dolar AS, dengan total sepanjang tahun ini sebesar 6,3 miliar dolar AS.

Bitcoin, seperti yang diperkirakan, memimpin, meraih 225 juta dolar AS, untuk arus masuk minggu keempat berturut-turut, menurut data dalam pekan yang berakhir 8 Oktober.

“Kami percaya bahwa perputaran sentimen terhadap Bitcoin disebabkan oleh pernyataan konstruktif dari ketua Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) Gary Gensler, yang berpotensi mengizinkan ETF (exchange traded fund) Bitcoin di AS,” tulis James Butterfill, ahli strategi investasi di CoinShares, dalam laporannya.

Pada konferensi Financial Times beberapa minggu yang lalu, Ketua SEC Gensler mengulangi dukungannya untuk ETF Bitcoin yang akan berinvestasi dalam kontrak berjangka alih-alih mata uang digital itu sendiri.

Bitcoin melonjak ke level tertinggi lima bulan di bawah 58.000 dolar AS pada Senin, didorong oleh permintaan institusional yang terus-menerus karena mendapatkan legitimasi di antara investor. Pada Selasa (12/10), uang kripto terbesar di dunia dalam hal nilai pasar itu, terakhir turun 3,6 persen pada 55.402 dolar AS.

Sejak terendah 28.600 dolar AS dicapai pada Juni, Bitcoin telah memperoleh sekitar 88 persen dari nilainya.

Penyedia data blockchain Glassnode, dalam catatan penelitian terbarunya, mengatakan Bitcoin mengalami peningkatan aktivitas jaringan pada minggu pertama Oktober, menunjukkan permintaan baru mulai masuk pada kuartal keempat.

Selain itu, Glassnode mengatakan sentimen positif dan aksi harga yang konstruktif juga mulai merayap kembali ke pasar derivatif di tengah kenaikan open interest (jumlah total kontrak derivatif yang beredar yang belum diselesaikan untuk suatu aset) serta kenaikan suku bunga pendanaan swap.
 

Halaman :


TERPOPULER

RAGAM