Usaha PDAM Pastikan PON XX Tidak Kekurangan Air

SHARE

Kondisi penampungan air milik PDAM di TMP Padang Bulan (istimewa)


CARAPANDANG.COM -  Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Jayapura tengah menyiapkan intake atau sumber mata air baru guna memenuhi kebutuhan air selama pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX pada 2020 di Provinsi Papua.

Direktur Umum PDAM Jayapura Entis Sutisna di Jayapura, Kamis (30/1/2020), mengatakan intake baru ini seperti sumber mata air Borgonji dan Danau Sentani di mana masing-masing titik ini akan memberikan penambahan kapasitas produksi.

"Jadi nanti ada penambahan kapasitas produksi masing-masing yakni dari Borgonji 100 liter per detik dan Danau Sentani 250 liter per detik," katanya.

Menurut Entis, terkait dengan PON, PDAM kebetulan menjadi operator yang menangani air bersih dan sudah tentu pada Oktober 2020 akan kedatangan tamu atlet yang begitu, sehingga hal pertama yang sudah dilakukan adalah bekerjasama dengan pemerintah provinsi untuk melakukan perbaikan maupun pembuatan jaringan baru di mana atlet-atlet tersebut akan bertanding atau yang akan digunakan.

"Di seluruh tempat membutuhkan air bersih, di mana pendanaan seluruhnya dari pemerintah pusat dan pemerintah provinsi baik kabupaten dan kota, seperti di Poltekes salah satu tempat bertanding sudah melakukan pemasangan pipa baru dari Padang Bulan dekat Taman Makam Pahlawan Waena ke tempat tersebut untuk mengantisipasi kebutuhan air bersih dengan pendanaannya dari pemerintah provinsi," ujarnya.

Dia menjelaskan lalu ada juga dari Universitas Cenderawasih yang memiliki lapangan softball, pihaknya juga membangun sarana air bersih menggunakan jalur air Kojabu dengan pendanaan dari provinsi, termasuk yang di Kantor Walikota Jayapura yang berada di bawah lapangan tenis dengan sarana air bersih yang terhubung sistem sehingga hanya mengecek kembali tempat di mana air tersebut dibutuhkan.

"Masuk di Mandala dan GOR Waringin sarana air bersihnya dibangun oleh pemerintah provinsi dan PDAM ikut dalam hal penentuan di mana titik yang harus dihubungkan," katanya lagi.

Dia menambahkan selain itu juga, pihaknya menyiapkan tujuh unit mobil tangki bagi pemerintah provinsi untuk mendukung, yang artinya dalam kondisi PON maka kebutuhan air bersih pasti akan meningkat dan mengantisipasi terjadinya kerawanan mati air.