Pendekatan tersebut dirancang untuk memastikan DEFEND ID tetap adaptif terhadap dinamika industri pertahanan dan non pertahanan, sekaligus mampu bersaing di tingkat regional dan global. Untuk mendukung pencapaian target 2026, DEFEND ID telah menyiapkan berbagai langkah operasional strategis, yakni optimalisasi proyek pertahanan dan non pertahanan, percepatan realisasi kontrak baru, peningkatan burn rate operasional, penguatan struktur keuangan, serta streamlining anak usaha guna menciptakan struktur bisnis yang lebih efisien dan bankable. “Kami juga fokus pada penguatan kapasitas produksi, digitalisasi proses bisnis, serta peningkatan kompetensi SDM agar seluruh lini perusahaan bergerak lebih agile dan produktif,” lanjutnya.
