Iran pada Jumat (10/4) dini hari membantah telah meluncurkan rudal atau drone ke negara-negara Teluk sejak gencatan senjata dengan Amerika Serikat (AS) mulai berlaku, sekaligus menolak laporan media mengenai serangan baru terhadap fasilitas di sejumlah negara di kawasan tersebut.
Amerika Serikat (AS) akan menjadi tuan rumah pembicaraan langsung antara Israel dan Lebanon pekan depan sebagai bagian dari negosiasi gencatan senjata yang sedang berlangsung, demikian dikonfirmasi oleh seorang pejabat Departemen Luar Negeri AS kepada Anadolu.
Indonesia mengecam keras serangan Israel ke sejumlah wilayah di Lebanon, termasuk Beirut, yang menelan korban jiwa warga sipil dan kerusakan infrastruktur
Ancaman ini muncul hanya beberapa jam setelah gencatan senjata dua minggu diumumkan, menyusul serangan udara besar-besaran Israel yang menewaskan sedikitnya 254 orang di Lebanon pada Rabu (8/4/2026).
Kementerian Luar Negeri Mesir pada Rabu mengutuk keras serangan Israel di Lebanon yang disebutnya sebagai upaya baru untuk membuat wilayah kawasan berada dalam kekacauan.
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berbicara dalam sebuah konferensi pers di Gedung Putih di Washington DC, AS, pada 6 April 2026. (Xinhua/Li Yuanqing)
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) bersumpah akan menanggapi setiap potensi serangan terhadap negara itu meskipun sudah ada pengumuman gencatan senjata oleh Teheran dan Washington.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (Sekjen PBB) Antonio Guterres menyambut baik pengumuman gencatan senjata selama dua pekan antara Amerika Serikat dan Iran.
Krisis harga energi di Uni Eropa (UE) belum akan berakhir dalam waktu dekat karena sekitar 8,5 persen impor gas alam cair (LNG) dan 40 persen bahan bakar jet dan diesel untuk kebutuhan UE melewati Selat Hormuz.
Amerika Serikat disebut mendesak Pakistan selama beberapa pekan untuk membujuk Iran agar mau menyetujui gencatan senjata, menurut laporan media The Financial Times, Rabu (8/4).