Komando Pusat AS (CENTCOM) mengerahkan lebih dari 100 pesawat tempur, kapal perusak berpemandu rudal, platform tanpa awak, serta sekitar 15.000 personel untuk mendukung misi yang dipimpin Presiden Donald Trump ini.
Wakil Inspektur Markas Militer Iran, Mohammad Jafar Asadi, dalam pernyataan yang dikutip oleh kantor berita semi-resmi Fars pada Sabtu (2/5/2026), menegaskan bahwa berbagai bukti menunjukkan AS tidak berkomitmen pada perjanjian apa pun.
Angka ini merupakan lompatan tajam dibandingkan kuartal IV 2025 yang hanya tumbuh 0,5%, sekaligus menandai berakhirnya perlambatan ekonomi yang terjadi di akhir tahun lalu.
Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Seyyed Mojtaba Khamenei, mengeluarkan pernyataan tegas pada Kamis (30/4/2026) yang menandai dimulainya "babak baru" untuk kawasan Teluk Persia dan Selat Hormuz.
Menteri Pertahanan Jerman Boris Pistorius pada pekan lalu meluncurkan konsep pertahanan komprehensif yang menargetkan transformasi Bundeswehr menjadi angkatan darat terkuat di Eropa.
Pemerintah China secara resmi memberlakukan kebijakan tarif impor 0 persen (nol persen) untuk seluruh produk dari 53 negara Afrika yang memiliki hubungan diplomatik dengan Beijing. Kebijakan ini mulai berlaku pada tanggal 1 Mei 2026 hingga 30 April 2028.
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pihaknya tengah mempertimbangkan pengurangan pasukan di Jerman menyusul kritik Kanselir Friedrich Merz terhadap operasi AS di Iran.
Menteri Keuangan Amerika Serikat Scott Bessent mengatakan bahwa Washington telah menyita aset kripto milik Iran senilai sekitar hampir 500 juta dolar AS (Rp8,6 triliun).
Europol menangkap 280 orang dalam setahun terakhir terkait perekrutan anak di bawah umur melalui media sosial dan aplikasi pesan untuk melakukan kejahatan serius, menurut laporan media Belanda.