CARAPANDANG - Kementerian Sosial (Kemensos) siap menyalurkan bantuan sosial kebencanaan dan reguler bagi masyarakat terdampak bencana di Sumatra. Penyaluran dilakukan berbasis satu data tervalidasi untuk mempercepat rehabilitasi sosial dan pemulihan ekonomi warga.
Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf menegaskan akurasi data menjadi kunci utama dalam penyaluran bantuan sosial kebencanaan. Data awal disiapkan BNPB lalu ditetapkan pemerintah daerah dan divalidasi Kementerian Dalam Negeri.
“Yang paling krusial dalam penyaluran bantuan sosial kebencanaan adalah soal data dan penyalurannya. Untuk bansos bencana, kita menggunakan satu data sebagai rujukan awal,” ucapnya dalam rapat Satgas pemulihan pascabencana di Banda Aceh, Sabtu (10/1/2026).
Setelah data final tersedia, Kementerian Sosial langsung menyalurkan bantuan sesuai hasil validasi. Penyaluran dilakukan melalui bank milik negara atau PT Pos Indonesia sesuai kondisi daerah
Kementerian Sosial menyiapkan pembiayaan santunan, jaminan hidup, hunian, serta pemberdayaan ekonomi keluarga terdampak. Total kebutuhan diperkirakan sekitar dua triliun rupiah dengan lebih dari enam ratus miliar sudah siap disalurkan.
Santunan telah diberikan kepada lebih dari seratus empat puluh ahli waris korban meninggal dunia. Bantuan bagi korban luka berat menunggu penetapan resmi dari kepala daerah setempat.