“Jadi kalau kita membuat ramuan herbal, misalnya pemanisnya kita bisa pakai madu karena madu tidak hanya sebagai pemanis tapi juga mempunyai khasiat. Dan produk herbal jadi juga banyak yang berbasis madu yang di dalamnya misalnya dicampur juga dengan jahe, kunyit, kencur, peppermint misalnya,” kata Inggrid.
Dia mengatakan formula herbal juga baik untuk mencegah kelelahan karena banyaknya aktivitas setelah liburan maupun pekerjaan yang sering kali membuat jatuh sakit.
Di antaranya jahe dan kunyit yang mudah ditemukan dipadukan dengan temulawak serta lada hitam, bisa dibuat dalam satu ramuan herbal. Atau campuran jahe dan kunyit, dengan ginseng, likoris dan akar manis yang mungkin sulit ditemukan bisa dikonsumsi dalam bentuk jadi atau dalam kemasan pabrikan.
Sementara, untuk suplemen tambahan, Inggrid menyarankan untuk mengonsumsi vitamin C, D, A dan E untuk menjaga diri dari flu, serta mineral seperti zinc, selenium, zat besi dan vitamin B kompleks untuk tubuh tidak gampang sakit.
Ia juga menyarankan untuk memeriksa kadar vitamin D3 dalam darah karena aktivitas sehari-hari di luar ruangan juga tidak menjamin meningkatkan kadar vitamin D yang dibutuhkan tubuh. Suplemen bisa membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari yang bisa ditemui dalam bentuk kapsul lunak atau kaplet.