Target lifting minyak bumi ditetapkan sebesar 602 hingga 615 ribu barel per hari, sedangkan lifting gas bumi diproyeksikan mencapai 934 hingga 977 ribu barel setara minyak per hari.
Presiden Prabowo juga memaparkan postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2027 sebagai berikut :
· Pendapatan negara: 11,82 – 12,40 persen terhadap PDB
· Belanja negara: 13,62 – 14,80 persen terhadap PDB
· Defisit APBN: 1,80 – maksimal 2,40 persen terhadap PDB
Selain target makro, Presiden menetapkan sejumlah sasaran pembangunan, antara lain tingkat kemiskinan ditargetkan turun menjadi 6,0 hingga 6,5 persen, serta tingkat pengangguran terbuka berada pada kisaran 4,30 hingga 4,87 persen.
Dalam pidatonya, Presiden Prabowo juga menyinggung sejumlah isu strategis lainnya, antara lain pembentukan badan usaha baru untuk mengatur ekspor komoditas sumber daya alam, pemberantasan praktik under-invoicing, serta hilirisasi industri untuk meningkatkan nilai tambah di dalam negeri.