Nabi Muhammad saw. menengadahkan tangannya bermunajat kepada Allah, “Ya Allah, Sungguh kepada-Mu kuadukan kelemahan diriku, keterbatasan upayaku serta hinanya diriku di hadapan manusia,” (HR. Thabrani [14746] dari Abdullah bin Ja’far). Rintihan Nabi tersebut sama sekali tidak menyebut kebiadaban masyarakat Thaif. Tidak ada laknat dan sumpah serapah yang keluar dari mulut Nabi, justru dengan kerendahan hati, Nabi mengakui kelemahan dirinya.
Teladan Abadi Manusia: Muhammad Rosuluallah Dengan Kemuliaan Akhlaknya yang Perlu Kita Ikuti
Michael H. Hart, guru besar ilmu astronomi dan fisika salah satu perguruan tinggi di Maryland, Amerika Serikat mencatat nama Nabi Muhammad sebagai orang pertama dari seratus tokoh yang paling berpengaruh di dunia