"Jadi besar harapan saya kepada peserta dapat mengikuti secara serius dan berperan aktif dalam kegiatan ini, sehingga menghasilkan dokumen yang baik," pungkasnya.
Selanjutnya Barlius berharap melalui kegiatan pelatihan tersebut berharap seluruh peserta dapat memahami konsep dan metodologi penyusunan rencana kontingensi secara komprehensif, meningkatkan kapasitas koordinasi lintas sektor dan lintas wilayah, serta menghasilkan dokumen rencana kontingensi yang aplikatif dan dapat diimplementasikan saat terjadi keadaan darurat.
Akhir sambutannya, Barlius menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dengan pentahelix antara lain TNI, Polri, dunia usaha, akademisi, media massa, serta masyarakat dalam membangun sistem penanggulangan bencana yang tangguh. (nov)