CARAPANDANG – Wakil Menteri Kesehatan, Benjamin Paulus Octavianus meninjau pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di di SMK Negeri 1 Jakarta Pusat, Kamis, 8 Januari 2026.
Dalam kesempatan ini dia mengatakan bahwa program prioritas Presiden Prabowo ini tidak hanya diawasi oleh Kementerian Kesehatan, namun diawasi oleh lintas kementerian.
“Ini bukan hanya BGN. Ada 17 kementerian dan lembaga yang mengawasi,” ujarnya.
Dia mengatakan bahwa MBG bukan satu-satunya soluisi dalam mengatasi persoalan stunting di Indonesia. Menurutnya penanganan stunting ini akan dilakukan melalui intervensi khusus berbasis medis.
“Makan bergizi itu untuk semua. Stunting itu treatment, tindakan medis. Dosisnya diatur, berat badan dipantau. Ini kerja medis,” ujarnya.
Sebelumnya, Benjamin memastikan Kemenkes memperketat pengawasan mutu dalam pelaksanaan Program MBG demi keamanan pangan bagi jutaan penerima manfaat.
"Maka kerja sama MBG dengan Dinas Kesehatan daerah itu untuk menjaga mutu,” kata Benjamin.