Beranda Sosok 3 Kisah Abu Nawas Yang Sarat Tawa dan Hikmah

3 Kisah Abu Nawas Yang Sarat Tawa dan Hikmah

Abu Nawas atau Abu-Ali Al-Hasan bin Hani Al-Hakami adalah Tokoh nama besar dalam dunia sastra dan humor Arab. Dikenal sebagai penyair dan sufi yang cerdik, kisah-kisahnya selalu berhasil mengocok perut dan mengajarkan kita tentang kebijaksanaan hidup

0
kisah Abu Nawas yang sarat tawa dan Hikmah

"Wahai Baginda," kata Abu Nawas sambil membungkuk, "aku datang untuk meminta keadilan." Raja mengangkat alis. "Keadilan apa yang kamu maksud?"

"Lalat-lalat telah berani memakan makananku tanpa izin. Aku mohon Baginda memberi izin tertulis agar aku bisa menghukum mereka di mana pun mereka hinggap." Raja, yang merasa ini lelucon, menyetujui permintaan Abu Nawas. Ia menandatangani surat izin itu sambil tertawa kecil.

Dengan tongkat di tangan, Abu Nawas mulai mengejar lalat di istana. Ia memukul kaca, vas bunga, hingga perabot mewah lainnya. Dalam sekejap, istana berantakan. Raja hanya bisa melongo melihat kekacauan itu. "Apa yang kamu lakukan, Abu Nawas?"

Abu Nawas menatap raja dengan tenang. "Aku hanya menjalankan izin Baginda. Bukankah Baginda yang memperbolehkan aku menghukum lalat-lalat di mana pun mereka hinggap?"

Raja Harun akhirnya tertawa terbahak-bahak. Ia menyadari kesalahannya telah bersikap sewenang-wenang terhadap Abu Nawas. Sejak itu, Raja menjadi lebih bijak dalam mengambil keputusan.

 

3. Merayu tuhan dengan doa

Abu Nawas dikenal sebagai sosok jenaka sekaligus bijaksana. Suatu hari, ia didatangi tiga orang tamu yang menanyakan hal yang sama: "Mana yang lebih baik, orang yang berdosa besar atau yang berdosa kecil?"

  • Tags

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here