Salah satu alasan Forth Bridge tetap bertahan adalah karena dirawat secara rutin. Kondisi jembatan terus diperiksa, sementara bagian-bagian yang mulai mengalami kerusakan akan segera diperbaiki. Pada awal tahun 2000-an, jembatan ini juga menjalani proyek restorasi besar yang selesai pada tahun 2011 untuk melindungi strukturnya dari korosi akibat cuaca. Berkat pemeliharaan berkala tersebut, kekuatan fisik jembatan ikonik ini tetap terjaga dengan sangat baik hingga kini.
4. Warna merahnya bukan sekadar untuk menarik perhatian
Salah satu ciri khas Forth Bridge adalah warna merahnya yang sangat mencolok. Namun, warna tersebut bukan dipilih hanya agar jembatan terlihat menarik. Sejak awal, lapisan cat merah berfungsi melindungi struktur baja dari korosi akibat paparan udara lembap, air laut, dan cuaca ekstrem di Skotlandia.
Warna yang kini dikenal sebagai Forth Bridge Red terinspirasi dari warna merah oksida yang dahulu digunakan sebagai lapisan pelindung antikarat. Seiring waktu, warna merah itu tidak hanya berfungsi sebagai pelindung, tetapi juga menjadi identitas Forth Bridge. Hingga kini, warna merah tersebut membuat jembatan ini mudah dikenali.