Beranda Inspirasi 6 Fakta: Walrus, Mamalia Laut Paling Nyentrik di Arktik

6 Fakta: Walrus, Mamalia Laut Paling Nyentrik di Arktik

Arktik adalah panggung utama bagi walrus, spesies terakhir dari Odobenus rosmarus. Cukup mudah mengenali walrus di tengah perairan yang dingin, tubuhnya tampak gempal dengan sepasang gading yang menjuntai dengan warna putih mencolok

0
6 Fakta Walrus, Mamalia Laut Paling Nyentrik di Arktik

Suhu serendah -35C tidak akan membahayakan bagi walrus. Dengan lapisan lemak setebal hingga 15 cm, walrus terlindungi dengan sempurna dari dingin. Kulit mereka yang berkerut akan mengerut di air dingin, yang mengurangi sirkulasi dan meminimalkan kehilangan panas. Walrus juga dapat mengontrol aliran darah mereka, dan mengurangi sirkulasi darah ke anggota tubuh mereka jika perlu, untuk menjaga organ vital mereka tetap hangat. Jadi, kapan pun suhu di perairan Arktik terlalu dingin, walrus akan naik ke bongkahan es terdekar yang tersedia untuk menghemat energi mereka.

3. Tidur sambil mengapung

Tidur mengambang di perairan dingin adalah hal yang biasa bagi walrus. Kebiasaan walrus tidur sambil mengapung ini didukung dengan adanya kantung udara yang dapat mengembang di tenggorokan mereka (atau disebut kantung faring) memungkinkan mereka mengapung secara vertikal di dalam air saat beristirahat. Jam tidur walrus juga tidak menentu, mereka dapat bertahan hingga 84 jam tanpa tidur jika perlu atau beristirahat hingga 20 jam berturut-turut untuk memulihkan diri setelah aktivitas yang menghabiskan energi.

4. Terdapat dua subspesies walrus

  • Tags

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here