Beranda Inspirasi 7 Indikator Penyebab Orang Gagal dalam Bulan Ramadhan

7 Indikator Penyebab Orang Gagal dalam Bulan Ramadhan

Sebagian kalangan ulama saleh terdahulu (salaf saleh), bulan Ramadhan sering kali digambarkan sebagai musim panen raya atau sebuah madrasah ruhani untuk membersihkan jiwa dan meraih ampunan-Nya yang luas

0
indikator orang yang tidak mendapatkan ampunan di bulan Ramadan salah satunya tidak punya bekal ilmu & Iman

“Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan namun hatinya membisikkan niat bahwa jika Ramadhan usai ia akan kembali bermaksiat kepada Tuhannya, maka puasanya tertolak (mardud).” Hal ini berkaitan dengan kaidah besar: “Balasan dari keburukan adalah keburukan setelahnya.” Jika setelah Ramadhan perilaku seseorang tidak berubah atau justru kembali rusak, itu adalah indikasi nyata bahwa “obat” Ramadhan tidak bekerja pada jiwanya.

Ketujuh, Melewatkan Ampunan di Bulan Ampunan. Penyebab kegagalan yang paling tragis adalah ketika seseorang berada di bulan penuh ampunan, namun ia tidak mendapatkan ampunan tersebut hingga Ramadhan usai. Ibnu Rajab mengutip doa Jibril yang diaminkan oleh Rasulullah SAW:

“Celakalah (merugi besarlah) seseorang yang mendapati bulan Ramadhan, kemudian bulan itu berlalu sebelum ia mendapatkan ampunan.” (HR. Tirmidzi). Melewatkan kesempatan ini adalah kerugian yang tidak bisa diganti dengan apapun. Sebagaimana kata Qatadah; “Barangsiapa yang tidak diampuni dosanya di bulan Ramadhan, maka kapan lagi ia akan diampuni di bulan selainnya?”

Bagi Ibnu Rajab, Ramadhan bukan sekadar perlombaan menahan lapar, melainkan peperangan melawan hawa nafsu. Kegagalan di bulan ini berakar pada tiadanya ketakwaan batin.

  • Tags

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here