Di kawasan regional, sejumlah negara turut memperketat langkah pencegahan. Thailand meningkatkan pemeriksaan penumpang dari wilayah berisiko tinggi.
Taiwan berencana mengklasifikasikan Nipah sebagai penyakit Kategori 5, sementara Malaysia mempertahankan pengawasan kesehatan di perbatasannya. Langkah-langkah ini diambil untuk mencegah penyebaran lintas negara.
Virus Nipah menular terutama melalui kontak dengan kelelawar pemakan buah dan hewan terinfeksi seperti babi. Virus tersebut juga dapat menyebar melalui kontak dekat antarmanusia atau makanan yang terkontaminasi.
Tingkat kematiannya diperkirakan mencapai 40 hingga 75 persen, meski para ahli menyebut penularan antarmanusia relatif jarang. Hingga kini belum tersedia vaksin atau pengobatan khusus, sehingga penanganan pasien dilakukan melalui perawatan suportif untuk mencegah komplikasi serius.